Selasa, 21 Desember 2010

FAHRUDIN

Sertifikasi Kompetensi LPTK
pada Era Globalisasi, Otonomi, dan Kebutuhan Daerah

Wisnu Djatmiko, dan Muhammad Yusro
Dosen Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika

Makalah telah disampaikan pada Konvensi Nasional III APTEKINDO & Temu Karya XIV FT/FPTK/JPTK Universitas se-Indonesia 1 Gorontalo 15 -17 Pebruari 2006. Pembahasannya menyangkut tentang kompetensi tenaga kependidikan kejuruan, sertifikasi di LPTK, dan peningkatan mutu LPTK pada Era Otonomi Daerah.

 
Pendahuluan
Adanya kebijakan peningkatan jaminan kualitas membawa konsekuensi di bidang pendidikan, antara lain perubahan dari pendekatan pembelajaran berbasis isi (content-based instruction) ke pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi (competency-based instruction). Pembelajaran berbasis kompetensi menuntut perubahan desain kurikulum, dari model lama yang berisi uraian mata pelajaran ke dalam desain kurikulum yang berisi pernyataan seperangkat kompetensi. Hal ini membawa konsekuensi bahwa proses pembelajaran harus ber­orientasi pada pencapaian kompetensi. Dengan demikian, guru dituntut memiliki kemampuan untuk memilih model-model pembelajaran dan mampu merancang pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dan karakteristik siswa.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 19 Ayat (1) menyebutkan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa,.............
                                                       Lihat Selengkapnya......
NB: DI UPLOAD OLEH   (FAHRUDIN        5215087495)


Perbandingan Penerapan Metode
Pembelajaran Kooperatif Student Teams
Archievement Division Dan Ekspositori
Terhadap Hasil Belajar Geografi Paket B
Di PKBM Negeri 10 Guntur, Jakarta Selatan

Yunita Aliana
Pendidikan Luar Sekolah - FIP


ABSTRAK
            Perbandingan Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Student Teams Archievement Division dan Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Geografi paket B PKBM Negeri 10 Guntur, Jakarta Selatan (2009). Skripsi, Jakarta : Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Jakarta, 2009
            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran kooperatif Student Team Archievement Division (STAD) dan ekspositori, yaitu dengan mengnalisis secara empiric hasil belajar warga belajar yang diberikan perlakuan pembelajaran kooperatif STAD dan pembelajaran ekspositori, kemudian menganalisis perbedaan hasil belajar dari kedua metode pembelajaran tersebut.
            Metode yang digunakan adlah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan di PKBM Negeri 10 Guntur Jakarata Selatan pada bulan juni 2009. Adapun yang menjadi sampel penelitian adalah warga belajar kelas IX, yaitu 2 kelas yang dipilih secara random dengan masing-masing kelas sebanyak 20 warga belajar. Instrumen penelitian berbentuk pilihan ganda. Validitas tes yang digunakan adalah validitas isi, sedangkan reliabilitas menggunakan rumus product moment................
                                      Lihat selengkapnya .............

NB: DI UPLOAD OLEH   (FAHRUDIN        5215087495)



PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
( PTK )

                 NB : DI UPLOAD OLEH (FAHRUDIN 5215087495)
 

Selasa, 02 November 2010

POWERPOINT

Power point ini membahas tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan. Kalau mau Download silahkan klik gambar dibawah, okey..... ^_^
 

Rabu, 06 Oktober 2010

RIZQO

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MATA DIKLAT DASAR-DASAR TEKNIK LISTRIK DAN ELEKTRONIKA

Wisudawan :
Irfan Fauziyan 5115032188
Lulusan : 2008

Disusun Oleh :
Rizqo 5215087455


Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika
Universitas Negeri Jakarta





ABSTRAK

Penelitian yang dilakukan ini dalam rangka penigkatan mutu pendidikan yang diawali dari kesiapan guru dalam pengelolaan diri dan bahan ajar hingga penggunaan alat penunjang dalam pembelajaran, kemudian hal ini di korelasikan dengan kondisi siswa dalam motivasinya menangkap materi dan kemauan belajar dengan apa yang telah guru berikan pada tiap sesi mengajar dan juga kesiapan dari siswa dalam belajar sebelum materi yang diberikan guru akan dimulai, apakah hal ini mengandung korelasi antar keduanya dan apakah hubungan ini saling terkait satu sama lain dalam menunjang mutu pendidikan di Indonesia, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian penulis yang didapat dari berbagai pihak apakah kedua hal ini terbukti sangat berpengaruh. Penulis juga berharap penelitian ini bisa menjadi acuan bagi kalangan umum dalam menangkap suatu persepsi seseorang dalam hal pengelolaan data yang penulis lakukan............
                       Lihat Selengkapnya.,,,,,
                                                        NB: DI Upload Oleh   RIZQO